Archive for June 2009

Asap hitam yang membubung di pesisir Jambi menandakan kedatangan pasukan Jepang di kota itu. Namun, Pastor Koevoets mendahului kedatangan pasukan itu ke rumah Vic la Fontaine dengan rencana yang akan mengubah kehidupan Rita, putri sulung keluarga tersebut.
Jauh sebelum pasukan Jepang datang, kabar pemaksaan perempuan tanpa pandang bulu menjadi wanita penghibur tentara sampai di telinga Koevoets. Sebagai sahabat keluarga la Fontaine, ia tak rela Rita menjadi korban keganasan pasukan Nippon dan mengusulkan remaja putri itu menyamar menjadi lelaki.
Dan kemudian… kres, kres, kres. Gunting Koevoets memangkas helai demi helai rambut sepinggang Rita. Seiring dengan tetesan air mata gadis ini, Rita tak ada lagi. Sejak hari itu, ia berubah menjadi Rick la Fontaine.
Begitulah awal penyamaran Rita la Fontaine de Clercq Zubli menjadi Read the rest of this entry »
MEMBEDAH DUNIA WIRAUSAHA
Posted on: June 9, 2009

Pengusaha properti, Ciputra, percaya dunia bisnis Indonesia akan maju pesat jika dua persen penduduknya berwirausaha. Dalam catatan penggagas Ciputra Entrepreneurship School ini, hanya 0,18 persen penduduk Indonesia yang menjadi wirausahawan.
Konsultan strategic management, A.B. Susanto, berpendapat minimnya minat berwirausaha lantaran sebagian besar orang lebih suka menjadi karyawan kantor. Ini tak lain akibat Read the rest of this entry »
MENUKIL SEJARAH DALAM MEMOAR BASARAH
Posted on: June 1, 2009

Gugurnya Komodor Yos Sudarso dalam pertempuran Laut Aru telah bertahun-tahun diajarkan dalam pelajaran sejarah sebagai sebuah peristiwa penting dalam upaya perebutan Irian Barat dari Belanda. Namun, tak pernah tercantum dalam buku pelajaran adanya saling tuding kegagalan operasi rahasia itu antara Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Meski telah puluhan tahun berlalu, peristiwa pertempuran bersejarah itu masih lekat dalam ingatan mantan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Saleh Basarah. Ia ingat, saat itu Kolonel Laut Soedomo, yang memimpin Angkatan Laut dalam Operasi Mandala, secara terang-terangan menuding Angkatan Udara sebagai biang keladi kekalahan di Laut Aru.
Angkatan Udara dituduh tak becus memberikan perlindungan udara. Akibatnya, operasi gagal total. Gara-gara tudingan itu, Kepala Staf Angkatan Udara pertama, Soeryadarma, dicopot dari jabatannya. Menurut Saleh, kegagalan operasi klandestin itu terjadi karena kesalahan angkatan laut sendiri. Lagi pula ia melihat operasi itu tak terjaga kerahasiaannya, sehingga mudah tersadap Belanda. Read the rest of this entry »

