Archive for July 2009
- In: agenda buku | berita buku
- 3 Comments
Lima fotografer Atmajaya Photography Club menjelajahi dusun Palapasang, Entikong, Kalimantan Barat. Mereka mengabadikan kehidupan masyarakat desa di perbatasan Indonesia dan Malaysia tersebut.
Denny Wijaya, Alphonsus Pudya W. H., D. Arya M., I. Yudo, Thomas Henry A. G., dan Michael Eko menerbitkan karya foto mereka tersebut dalam buku Ketika Indonesia Dipertanyakan. Buku ini diluncurkan di Galeri Foto Jurnalistik Antara Neo Jurnalism Club, Jakarta, pukul 19.00, Jumat (31/7).
Peluncuran akan diisi dengan diskusi buku bersama Kurator GFJA Oscar Motuloh dan Dewan Adat Dayak Thadeus Yus sebagai pembicara. Pembahasan akan dimoderatori oleh Ferry Latief.

oleh: Okta Wiguna
Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang induk di sarang mereka yang nyaman di pohon. Pipi tidak seberuntung burung-burung itu, sebab tadi pagi bundanya meninggal dunia. Di mana Bunda sekarang? Ke mana Bunda pergi? Bolehkah Pipi ikut bersama Bunda?
Itulah isi benak Pipi, anak perempuan yang menjadi tokoh utama dalam buku cerita bergambar Kerlip Bintang di Langit karya Clara Ng. Buku tersebut adalah satu dari lima buku dalam seri Bagai Bumi Berhenti Berputar, yang mengangkat berbagai peristiwa dan masalah menyedihkan dalam kehidupan seorang anak, seperti sakit, kematian, dan perceraian.
Sementara sebelumnya Clara banyak menulis fabel yang ditujukan kepada pembaca balita dengan tema kehidupan sehari-hari, kali ini ia menyusun buku yang diarahkan kepada anak berusia sekolah dasar. Tema ceritanya mungkin tak diminati oleh penulis lain dan acap kali dihindari para orang tua. Read the rest of this entry »
CERITA PEREMPUAN-PEREMPUAN ARAB
Posted on: July 28, 2009

Qanta, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Inggris dan Amerika, mengalami gegar budaya yang hebat saat ia hijrah ke Arab Saudi. Perempuan berdarah Pakistan ini mengisahkan pengalamannya menjadi dokter di King Fahd National Guard Hospital sepanjang dua tahun.
Ada lebih dari 30 cerita pengalaman Qanta, dari mengoperasi perempuan sesepuh suku Badui yang mesti tetap bercadar saat dibedah hingga saat ia berurusan dengan polisi agama Mutawaeen karena makan dalam ruangan bercampur antara lelaki dan perempuan. Semua pengalaman itu membuat Qanta heran mengapa Read the rest of this entry »
SEPAK TERJANG DYAH PITALOKA
Posted on: July 28, 2009
Racun yang menjalari pembuluh darah membuat Sannaha limbung. Dalam keadaan tak bertenaga itu, dia terjebak di dalam gua dengan seorang raja perampok, Purandara. Sannaha berupaya melarikan diri dari perampok bergolok itu. Tapi malang, ia malah ditangkap suku primitif Thabugh.
Di tengah suku itulah putri mahkota kerajaan Sunda yang bernama asli Dyah Pitaloka ini menemukan Read the rest of this entry »
DISKUSI CATATAN SUTRADARA TWILIGHT
Posted on: July 17, 2009
- In: agenda buku | berita buku
- 2 Comments

Penerbit Gramedia Pustaka Utama, jaringan toko buku Kinokuniya Indonesia, dan Twilight Indonesia mengadakan diskusi buku Twilight Director’s Notebook (Twilight: Catatan Sutradara) yang ditulis sutradara film Twilight, Catherine Hardwicke. Acara bertajuk Twilight: Best of Both Worlds tersebut diadakan di Kinokuniya Bookstore, Plaza Senayan, Jakarta, pukul 17.00, Jumat (17/7).
Acara diisi dengan Reading Party dimana para penggemar novel Stephenie Meyer akan membacakan beberapa bagian dari novel Twilight dan The Host. Twilight Indonesia yang mewadahi penggemar serial novel Twilight ini juga akan memutar beberapa klip film Twilight yang akan didiskusikan pemrhati film dan novel.
Mengikuti tradisi acara Twilight Indonesia sebelumnya, acara tersebut juga dimeriahkan kuis. Peserta acara juga ditawarkan potongan harga pembelian novel The Host.
MENGUPAS ASAL ETNIK BETAWI
Posted on: July 5, 2009

Buku ini bikin berang banyak orang Betawi di Jakarta. Sebagian orang merasa Lance Castles, peneliti asal Australia, menghina orang Betawi karena penelitiannya secara tak langsung menyebut suku ini keturunan budak.
Lance sendiri sama sekali tak menduga penelitiannya bisa menggusarkan orang Betawi. Dalam penelitian yang menggunakan pendekatan demografi itu Lance berusaha memahami permasalahan sosial di Jakarta dengan berkaca pada latar belakang etnis yang membentuk masyarakat Jakarta. Read the rest of this entry »
DUA WAJAH NYAI DASIMA
Posted on: July 5, 2009

Nama Nyai Dasima sudah melegenda di tanah Jakarta. Kisah tokoh rekaan G. Francis dalam Tjerita Njai Dasima yang diterbitkan pada 1896 ini banyak memicu cerita soal nyai dan istri piare alias gundik pria Eropa pada zaman kolonial Hindia Belanda.
Seiring waktu, muncul banyak versi kisah Nyai Dasima dan buku ini menyajikan versi sastrawan Betawi S.M. Ardan. Ardan mempublikasikan karyanya ini dalam bentuk cerita bersambung Njai Dasima dalam koran Warta Berita pada 1960 yang dibukukan oleh penerbit Pustaka Jaya pada 1971.
Ardan menulis ulang cerita Nyai Dasima dimana tokoh yang digambarkan jahat oleh Francis menjadi sosok yang Read the rest of this entry »


