Posted by: oktawiguna on: December 21, 2009
Buku-buku Indonesia diminati pembaca Malaysia. Penerbit negeri jiran memburu buku Indonesia di pameran buku dan bertandang ke kantor penerbit memburu buku-buku bestseller. Buku panduan praktis komputer dan agribisnis serta buku agama menjadi incaran. Namun masih ada ganjalan akibat nakalnya penerbit negeri tetangga itu terutama soal hak cipta dan penghilangan nama penulis asli.
(klik pada gambar untuk mengunduh 20 halaman file pdf Ruang Baca edisi November 2009)
Artikel dalam edisi ini:
1. Wawancara penyair kelahiran Cina, Yang Lian, yang setelah peristiwa Tiananmen terusir dari kampung halaman dan kini menetap di London.
2. Kembalinya The Flash dalam jagad superhero oleh Surjorimba Suroto.
3. Profil begawan antropologi: Claude Levi-Strauss
Resensi:
1. Pompeii karya Robert Harris terbitan Gramedia Pustaka Utama diresensi oleh Katamsi Gunanto
2. Merupa Buku karya Koskow terbitan LKiS Yogyakarta diresensi oleh M. Lubabun Ni’am Asshibbamal S.
3. The Narcissism Epidemic: Living in the age of Entitlement karya Hean M. Twenge & W. Keith Campbell terbitan Free Press diresensi oleh Peneliti LSPP Ignatius Haryanto.
4. Chaotics: The Business of Managing and Marketing in the Age of Turbulance karya Philip Kotler & John A. Caslione terbitan Amacom diresensi oleh Managing Director Value Quest Gatot Widayanto
5. The Rape of Nanking: Holocaust yang Terlupakan Dari Sejarah Perang Dunia Kedua karya Irish Chang terbitan Narasi diresensi oleh Lukman Solihin, peneliti sosial yang menetap di Yogyakarta.
6. 10 Menit Belajar Sains Lewat Film karya Jeong Jae Sung serta duo ilustrator Ma Jeong Won dan Park Chan Wu terbitan Bhuana Ilmu Populer diresensi Dian Basuki
Theme: Albeo by Design Disease.