dunia buku (beta)

MIMPI YANG DIJADIKAN KENYATAAN

Posted on: October 20, 2008

Dua remaja terlibat pembicaraan serius di hamparan padang rumput yang dikelilingi pepohonan yang rapat. Yang satu seorang gadis muda biasa sementara yang lainnya seorang pemuda tampan yang kulitnya berpendar terkena cahaya matahari. Pemuda itu vampir.

Itulah mimpi yang menghampiri tidur Stephenie Meyers lima tahun lalu. Ia menuangkan cerita mimpinya itu menjadi sebuah novel berjudul Twilight yang langsung memuncaki daftar buku laris di Amerika Serikat.

stephenie meyer dari situs stepheniemeyer.com

Tiga novel sekuelnya pun terjual ratusan juta eksemplar dan telah diterjemahkan dalam 20 bahasa termasuk bahasa Indonesia. Twilight pun diadaptasi menjadi film layar lebar yang rencananya akan diputar di bioskop November mendatang.

“Mimpi itu begitu nyata jadi saya merasa harus menulisnya,” kata Stephenie. Sejak mimpi itu hadir, selama tiga bulan penuh Stephenie terus menulis novel menembus jam-jam tidurnya dan terkadang harus mengetik dengan satu tangan lantaran tangan lainnya mendekap bayinya yang tetidur pulas di pangkuan.

Ia mengirimkan naskah Twilight ke 15 penerbit lalu menerima sembilan penolakan yang dengan kalimat yang kejam dan lima surat tak terbalas. Hanya satu penerbit yang memintanya bertemu dan akhirnya mengikat kontrak penulisan tiga buku senilai US$ 750 ribu.

Selain serial twilight, Stephenie juga menulis novel fiksi ilmiah The Host yang berisi kisah cinta yang melibatkan alien yang menginvasi bumi. Cerita ini semakin menegaskan gaya tulisan Stephenie yang mengemas ulang kisah horor dan cerita fiksi ilmiah menjadi cerita romantis.

Uniknya, penulis yang tak minum alkohol dan film dewasa ini membuang semua unsur kekerasan, senjata, dan seks dari novelnya. Paling banter tokoh novelnya hanya berpegangan tangan dan berkelahi pun dijalani lewat perang urat syaraf.

Bahkan vampir dalam cerita Stephenie terbilang nyeleneh: tak menghisap darah manusia, dan punya sifat baik serta senang menolong orang lain. Bagi Stephenie ini menggambarkan pandangannya soal hidup, “Seperti apapun kondisinya, kita selalu bisa memilih jadi berbeda karena jalan alternatif selalu ada,” ujarnya.

Sosok ibu muda yang berubah menjadi penulis ini membuatnya dibanding-bandingkan dengan dengan J.K. Rowling yang menulis Harry Potter saat anaknya tertidur lelap. Kadang ia jengah lantaran banyak yang mencibirnya berusaha mendompleng sukses Rowling.

Toh dengan rendah hati Stephenie menyatakan kesuksesannya tak lepas dari karya Rowling yang telah mengubah wajah industri buku. Ia berpendapat, berkat Rowlinglah kini anak-anak mau membaca buku setebal ratusan halaman dan orang dewasa juga mau membaca buku anak.

Stephenie memang tak pernah berniat menjadi penulis apalagi menjadi novelis sukses. Karena itu pula ia beasiswa yang diperolehnya dihabiskan untuk kuliah jurusan studi literatur bukan jurusan menulis kreatif yang lebih digemari.
Ia teringat lelucon-lelucon yang meledek suramnya masa depan mahasiswa jurusannya yang paling jauh cuma bekerja di restoran. “Buat mereka yang membuat lelucon itu sekarang saya cuma mau bilang: ha ha ha!” Ya, penggemar Shakespeare ini tahu benar, orang yang tertawa terakhirlah yang menang.

OKTA WIGUNA

Biodata

Nama:
Stephenie Morgan Meyer
Tempat, tanggal lahir:
Hartford, Connecticut, 24 Desember 1973
Orangtua:
Stephen dan Candy Morgan
Anak ke:
dua dari enam bersaudara
Suami:
Christian Meyer
Anak:
Gabe, Seth, dan Eli

Pendidikan:
Sarjana sastra Inggris dari Brigham Young University
Penghargaan:
1.”Top Ten Best Book for Young Adults” dan “Top Ten Books for Reluctant Readers” dari American Library Association untuk Twilight
2.Best Book of the Year dari Publishers Weekly untuk Twilight
3.”Best Book of the Decade…So Far” dari Amazon.com

Bibliografi:
2008 Breaking Dawn
2008 The Host
2007 Eclipse
2007 Prom Nights From hell
2006 New Moon
2005 Twilight

Fakta seputar Stephenie
1.Kota Forks, Washington, yang menjadi setting cerita serial Twilight merayakan Hari Stephenie Meyer setiap 13 September di hari kelahiran tokoh novel tersebut, Bella Swan.
2.Penggemar band Muse sampai-sampai karakter novelnya ditulisnya sebagai penggemar band itu bahkan konser dalam novelnya juga dari band ini.
3.Suaminya yang berjuluk Pancho merupakan teman sepermainan sejak Stephenie berumur empat tahun.
4.Stephenie juga menulis cerita sekaligus menyutradarai videoklip band beraliran rock, Jack’s Mannequin.
5.Penulis lain biasanya menyembunyikan naskah novel terbarunya tapi Stephenie malah memuat draf novel Midnight Sun di situs pribadinya.
6.Stephenie selalu dibanding-bandingkan dengan J.K. Rowling. Faktanya, novel “New Moon” menggeser posisi buku terakhir Harry Potter dari puncak daftar buku terlaris New York Times. Jadwal tayang perdana film Twilight pada 21 November 2008 pun sebenarnya jdwal pemutaran hari pertama film Harry Potter and the Half-Blood Prince.

MORE ABOUT STEPHENIE MEYERS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: