dunia buku (beta)

DEMAM BLOOK YANG MENDUNIA

Posted on: November 25, 2008

Ketika pasukan Amerika Serikat dan sekutunya menginvasi Irak pada 2003, ada satu suara dari dalam Irak yang menceritakan kisah dibalik pertempuran yang terjadi. Cerita-cerita itu dimuat dalam blog Where is Raed.

Penulis blog itu adalah seorang arsitek yang menjadi penerjemah wartawan asing di perang Irak. Ia memakai nama samaran Salam Pax atau dalam bahasa Arab disebut Salam al-Janabi yang secara sederhana berarti “damai”.

Salam Pax adalah juga banyak menulis soal teman-temannya, orang-orang yang menghilang secara misterius pada masa pemerintahan Saddam Hussein. Isi blog tersebut kemudian dibukukan menjadi buku The Clandestine Diary of an Ordinary Iraqi. Buku yang isinya diadaptasi dari blog ini punya istilah khusus, yakni blook yang merupakan penggabungan dari kata “blog” dan “book”.

Nah blook karya Salam Pax ini menuai sukses di Amerika dan Eropa. Blook lain yang juga fenomenal adalah Belle de Jour: The Intimate Adventures Of A London Call Girl. Tulisan dalam buku ini diambil dari blog seorang pekerja seks komersial yang menamai blognya Belle de Jeur yang dikunjungi 15 ribu orang per hari. Buku menceritakan lika-liku kehidupan penulisnya di kawasan prostitusi London Utara.

Editor situs boingboing.net, Cory Doctorow, melihat blook bisa sukses di kalangan pembaca karena isinya adalah hasil diskusi panjang antara pemilik blog dengan pembacanya. Interaktivitas memang kelebihan blog dimana sebuah tulisan bisa dikomentari langsung oleh pembaca.

Penerbit, kata Doctorow, juga menyukai buku jenis ini karena masa pembuatannya lebih pendek. Ia mencontohkan Rod Amis hanya perlu sepuluh hari menyusun Katrina and the Lost City of New Orleans yang berisi pengalamannya pasca badai Katrina di New Orleans, Amerika Serikat. Bahkan karena sifatnya yang catatan harian, Doctorow melihat buku-buku ini punya peluang besar menjadi buku berseri yang tentunya menguntungkan untuk penulis juga penerbitnya.

Banyaknya blook ini memicu digelarnya Lulu Blooker Prize pada 2006 yang memperebutkan total hadiah uang sebesar 2.000 poundsterling. Penghargaan yanini disponsori oleh penerbit print on demand Lulu.com.

Pada 2006 ada 89 buku yang masuk seleksi dari 12 negara. Tahun lalu jumlah buku meningkat jadi 110 blook dari 15 negara. Blogger yang berhasil memenangkan hadiah utama pada 2007 adalah Colby Buzzell yang menulis buku nonfiksi My War: Killing Time In Iraq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: