dunia buku (beta)

ANAK BETAWI DAN INTEL YAHUDI

Posted on: July 5, 2009

Novel dengan tokoh anak Betawi ini berputar di kehidupan dua tokoh, Mat Sani dan cucunya, Abdul Gafur alias Doel. Ridwan membagi ceritanya menjadi tiga bagian.

Bagian pertama bercerita tentang kehidupan Mat Sani di tengah-tengah situasi politik yang tak menetu di era 1950-an. Peralihan era Orde Lama ke Orde Baru mewarnai kisah hidup Doel di bagian kedua yang melompat ke masa kuliahnya di Mesir pada bagian ketiga.

Novel yang pernah diterbitkan LSIP dua belas tahun lalu ini bercerita banyak soal kehidupan orang Betawi dari masa ke masa. Meski mengambil seting Indonesia yang sudah merdeka, Ridwan menyelipkan sejarah orang Betawi dalam ceritanya. Kontroversi soal identitas asli Pitung pun menjadi bahan obrolan tokoh dalam novel ini.

Selain sejarah, Ridwan juga memasukkan tradisi budaya Betawi seperti upacara adat perkawinan. Sulit dipungkiri ada niatan penulisnya mempromosikan budaya dan sejarah Betawi, akan tetapi novel ini tidak lantas menjadi buku pelajaran budaya karena Ridwan dengan luwes memasukkan kisah percintaan bahkan kisah petualangan Doel yang secara tak sengaja mendapatkan rahasia Mossad yang membuatnya jadi buruan intel Israel itu.

Pria kelahiran Sawah Besar ini juga mengambil gaya penuturan yang berbeda dari Firman Muntaco dan S.M. Ardan yang menggunakan bahasa Betawi. Penulis berusia 66 tahun ini hanya memakai kata-kata dan ungkapan Betawi dalam kalimat yang meluncur langsung dari mulut tokoh-tokohnya.

Judul: Anak Betawi Diburu Intel Yahudi
Penulis: Ridwan Saidi
Penerbit: Masup Jakarta (2008)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: