dunia buku (beta)

Posts Tagged ‘Clara Ng

Buku-buku Indonesia diminati pembaca Malaysia. Penerbit negeri jiran memburu buku Indonesia di pameran buku dan bertandang ke kantor penerbit memburu buku-buku bestseller. Buku panduan praktis komputer dan agribisnis serta buku agama menjadi incaran. Namun masih ada ganjalan akibat nakalnya penerbit negeri tetangga itu terutama soal hak cipta dan penghilangan nama penulis asli.

(klik pada gambar untuk mengunduh 20 halaman file pdf Ruang Baca edisi November 2009)

Artikel dalam edisi ini: Read the rest of this entry »

Advertisements
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

oleh: Okta Wiguna

Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang induk di sarang mereka yang nyaman di pohon. Pipi tidak seberuntung burung-burung itu, sebab tadi pagi bundanya meninggal dunia. Di mana Bunda sekarang? Ke mana Bunda pergi? Bolehkah Pipi ikut bersama Bunda?

Itulah isi benak Pipi, anak perempuan yang menjadi tokoh utama dalam buku cerita bergambar Kerlip Bintang di Langit karya Clara Ng. Buku tersebut adalah satu dari lima buku dalam seri Bagai Bumi Berhenti Berputar, yang mengangkat berbagai peristiwa dan masalah menyedihkan dalam kehidupan seorang anak, seperti sakit, kematian, dan perceraian.

Sementara sebelumnya Clara banyak menulis fabel yang ditujukan kepada pembaca balita dengan tema kehidupan sehari-hari, kali ini ia menyusun buku yang diarahkan kepada anak berusia sekolah dasar. Tema ceritanya mungkin tak diminati oleh penulis lain dan acap kali dihindari para orang tua. Read the rest of this entry »

clara

oleh: Okta Wiguna

Tujuh tahun sudah Clara Regina Juana menggeluti profesi penulis kisah-kisah fiksi. Masyarakat pencinta fiksi lebih mengenal perempuan kelahiran Jakarta, 35 tahun lalu, ini dengan nama penanya: Clara Ng. Nama belakangnya itu diambil dari nama sang suami: Nicholas Ng Hock Hooi.

Putri pasangan Willy Atmadjuana dan Sri Angela ini sudah menulis 10 novel. Itu belum termasuk kumpulan cerpen dan cerita lepasnya, yang dimuat di pelbagai media massa.

Sejak tiga tahun lalu, Clara merambah dunia buku anak, yang boleh dibilang tak banyak dijamah para penulis. Dan sejak itu pula dia menjadi langganan peraih penghargaan kategori cerita dalam buku anak pada Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), yang digelar setahun sekali.
Jumat lalu, saya mengikuti keseharian pengarang yang pembawaannya ceria tapi mendadak bisa bicara serius dan tegas ini. Read the rest of this entry »

Yayasan Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) memberi penghargaan kepada 6 penulis buku anak dan remaja serta tiga orang ilustrator buku anak. Dari 219 judul yang dikirimkan 22 penerbit, Juri yang dipimpin Joko Lelono memutuskan pemenangnya sebagai berikut:

Kategori Buku Anak

  1. Bocah-bocah di Pagar karya Yuli Anita Bezari (Dar! Mizan)
  2. Jojo Kucing Tinggal Di Mana? karya Koen Setyawan (Gramedia Pustaka Utama)
  3. Jangan Bilang Siapa-siapa karya Clara Ng (Gramedia Pustaka Utama)

Kategori Buku Remaja

  1. 100 Jam karya Amalia Suryani dan Andryan Suhardi (Gramedia Pustaka Utama)
  2. Guruku Culun Sekali karya Galang L. (Femmeline / Grup Syaamil)
  3. Love For Show karya Andi Eriawan (Gagas Media)

Ilustrator Buku Anak:

  1. Iwan Darmawan pada Jojo Kucing Pakai Apa? terbitan Gramedia Pustaka Utama
  2. Yudianto Rahardjo pada Apakah Kamu Bangau? terbitan Gramedia Pustaka Utama
  3. Sutarjo pada Dalam Perut Ikan Paus terbitan Remaja Rosdakarya

Ruang Baca Edisi Agustus 2008

Advertisements