dunia buku (beta)

Posts Tagged ‘IKAPI

Buku-buku Indonesia diminati pembaca Malaysia. Penerbit negeri jiran memburu buku Indonesia di pameran buku dan bertandang ke kantor penerbit memburu buku-buku bestseller. Buku panduan praktis komputer dan agribisnis serta buku agama menjadi incaran. Namun masih ada ganjalan akibat nakalnya penerbit negeri tetangga itu terutama soal hak cipta dan penghilangan nama penulis asli.

(klik pada gambar untuk mengunduh 20 halaman file pdf Ruang Baca edisi November 2009)

Artikel dalam edisi ini: Read the rest of this entry »

Advertisements
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Ikatan Penerbit Indonesia mengadakan Indonesia Book Fair 2009. Perhelatan tahunan yang digelar untuk ke-29 kalinya ini mengangkat tema The Culture and Education of D.I. Yogyakarta yang berlangsung 4-8 November 2009.

Berikut ini beberapa acara di panggung utama perhelatan ini:

Rabu (4/11)
14.00
Akademi Samali mengadakan workshop pembuatan komik
: Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

clara

oleh: Okta Wiguna

Tujuh tahun sudah Clara Regina Juana menggeluti profesi penulis kisah-kisah fiksi. Masyarakat pencinta fiksi lebih mengenal perempuan kelahiran Jakarta, 35 tahun lalu, ini dengan nama penanya: Clara Ng. Nama belakangnya itu diambil dari nama sang suami: Nicholas Ng Hock Hooi.

Putri pasangan Willy Atmadjuana dan Sri Angela ini sudah menulis 10 novel. Itu belum termasuk kumpulan cerpen dan cerita lepasnya, yang dimuat di pelbagai media massa.

Sejak tiga tahun lalu, Clara merambah dunia buku anak, yang boleh dibilang tak banyak dijamah para penulis. Dan sejak itu pula dia menjadi langganan peraih penghargaan kategori cerita dalam buku anak pada Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), yang digelar setahun sekali.
Jumat lalu, saya mengikuti keseharian pengarang yang pembawaannya ceria tapi mendadak bisa bicara serius dan tegas ini. Read the rest of this entry »

Ikatan Penerbit Indonesia dan Goethe-Institut Indonesia mengadakan seminar perbukuan di Goethe Haus Jakarta. Ada dua tema yang akan didiskusikan dalam acara ini yakni soal Frankfurt Book Fair dan kebijakan buku pelajaran sekolah di Jerman.

Pembahasan tentang Frankfurt Book Fair akan difokuskan pada manfaat dan peluang bisnisnya bagi dunia penerbitan buku di Indonesia. Kepala Bagian Asia Frankfurt Book Fair, Hans-Michael Fenderl, akan membahas hal-hal yang mesti dipersiapkan penerbit yang ingin berkunjung ke pameran buku yang dalam bahasa Jerman dinamai Frankfurter Buchmesse ini. Read the rest of this entry »

Yayasan Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) memberi penghargaan kepada 6 penulis buku anak dan remaja serta tiga orang ilustrator buku anak. Dari 219 judul yang dikirimkan 22 penerbit, Juri yang dipimpin Joko Lelono memutuskan pemenangnya sebagai berikut:

Kategori Buku Anak

  1. Bocah-bocah di Pagar karya Yuli Anita Bezari (Dar! Mizan)
  2. Jojo Kucing Tinggal Di Mana? karya Koen Setyawan (Gramedia Pustaka Utama)
  3. Jangan Bilang Siapa-siapa karya Clara Ng (Gramedia Pustaka Utama)

Kategori Buku Remaja

  1. 100 Jam karya Amalia Suryani dan Andryan Suhardi (Gramedia Pustaka Utama)
  2. Guruku Culun Sekali karya Galang L. (Femmeline / Grup Syaamil)
  3. Love For Show karya Andi Eriawan (Gagas Media)

Ilustrator Buku Anak:

  1. Iwan Darmawan pada Jojo Kucing Pakai Apa? terbitan Gramedia Pustaka Utama
  2. Yudianto Rahardjo pada Apakah Kamu Bangau? terbitan Gramedia Pustaka Utama
  3. Sutarjo pada Dalam Perut Ikan Paus terbitan Remaja Rosdakarya