dunia buku (beta)

Posts Tagged ‘penerbit Komunitas Bambu

DISCLAIMER: Acara-acara ini mungkin tertutup atau terbatas untuk undangan. Mohon mengecek kembali dan meminta informasi kepada panitia jika Anda tertarik untuk menghadirinya.

30/9
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia mengadakan peluncuran dan diskusi buku Kejahatan Negara: Pemerintahan, Kekerasan, dan Korupsi di Aula Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, pukul 09.30. Acara menghadirkan pembicara berikut: Al. Andang L. Binawan, Eny Soeprapto, Lukman Hakim, Jhonson Panjaitan, dan H. S. Dillon.

29/9
Pusat Studi Konstitusi, Hukum, dan Hak Asasi Manusia UIN Syarif Hidayatullah bekerja sama dengan the Asia Foundation meluncurkan buku Demi Keadilan dan Kesetaraan: Dokumentasi Program Sensitivitas Jender Hakim Agama di Indonesia di Kstaria Aria Wira Room, Hotel Atlet Century park, pukul 08.30. Buku akan didiskusikan oleh Direktur Puskumham UIN Syarif Hidayatullah Arskal Salim, Guru Besar Hukum Islam IAIN Ar Raniry Aceh Rusjdi Ali Muhammad, dan Yunianti Khuzaefah.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Nama Nyai Dasima sudah melegenda di tanah Jakarta. Kisah tokoh rekaan G. Francis dalam Tjerita Njai Dasima yang diterbitkan pada 1896 ini banyak memicu cerita soal nyai dan istri piare alias gundik pria Eropa pada zaman kolonial Hindia Belanda.

Seiring waktu, muncul banyak versi kisah Nyai Dasima dan buku ini menyajikan versi sastrawan Betawi S.M. Ardan. Ardan mempublikasikan karyanya ini dalam bentuk cerita bersambung Njai Dasima dalam koran Warta Berita pada 1960 yang dibukukan oleh penerbit Pustaka Jaya pada 1971.

Ardan menulis ulang cerita Nyai Dasima dimana tokoh yang digambarkan jahat oleh Francis menjadi sosok yang Read the rest of this entry »

Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Adrian B. Lapian, menulis buku “Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke-16 dan 17”. Buku ini merupakan bagian dari perayaan 80 tahun Lapian.

Buku tersebut diluncurkan 10 September lalu dalam sebuah diskusi di gedung LIPI. Acara tersebut digelar LIPI bekerjasama dengan penerbit Komunitas Bambu.

Rencananya akan ada empat buku tambahan peneliti yang disebut sebagai nahkoda sejarawan maritim di Asia Tenggara ini. Keempat buku tersebut adalah: “Pertempuran Laut, Perbudakan dan Kolonialisme”, “Tambora dan Krakatau Sejarah Bencana Alam”,”Esei Kehormatan 80 Tahun Adrian B. Lapian”, dan “Orang Laut – Bajak Laut – Raja Laut, Sejarah Kawasan Laut Sulawesi Abad ke-19”.


Ruang Baca Edisi Agustus 2008